Senin, 14 Desember 2009

MRI (Magnetic Resonance Imaging)

Definisi
Magnetic Resonance Imaging merupakan teknik pencitraan yang utama di bidang kesehatan bagian radiologi dalam menggambarkan struktur dan fungsi tubuh bagian dalam.

Perkembangan
Pada tahun 1946, Felix Bloch dan Purcell mengemukakan teori bahwa ,“Inti atom bersifat magnet dan dapat membuat spinning dan precessing”. Dari penemuan tersebut lahirlah Nuclear Magnetic Resonance (NMR) Spectrometer, yang penggunaannya terbatas pada kimia saja. 1971, Raymond Damadian menggunakan NMR untuk pemeriksaan pasien. 1979, The university of Nottingham Group memproduksi gambaran potoongan coronal dan saggital dengan NMR. 1984, American College of Radiology memberi saran untuk mengubah nama NMR menjadi Magnetic Resonance Imaging karena penamaannya tidak sesuai dengan kegunaannya.

Prinsip
MRI memanfaatkan prinsip resonansi magnetik inti atom hidrogen. Prinnsip ini berhubungan dengan sifat magnet, dimana  inti atom hidrogen memiliki sifat terrsebut dan dapat diatur arahnya agar sesuai dengan arah medan magnet luar yang stabil atau berlawanan dengan arah medan magnet luar yang tidak stabil (tingkat energi lebih tinggi). Untuk mengubah arahnya dari yang lebih stabil ke yang kurang stabil, maka dibutuhkan energi yang sesuai (dalam kisaran gelombang radio).Berdasarkan prinsip ini, maka dapat dideteksi hubungan antara gelombang radio pada frekuensi tertentu dengan perubahan orientasi proton yang dikenal sebagai resonansi magnetik inti.

Mekanisme
1.    Proton-proton di dalam molekul hidrogen memiliki spin yang acak pada keadaan dasarnya. 
2.    Proton-proton molekul hidrogen bergerak dalam lintasan garis-garis medan magnet dengan intensitas beragam.  Frekuensi gerakan berbanding lurus dengan kuat medan magnet.
3.    Selintas sinyal radio yang memiliki frekuensi sama dengan frekuensi gerakan proton, mengeluarkan proton dari lintasan garis-garis medan magnet.
4.    Ketika sinyal radio dihentikan,  proton kembali mengikuti arah lintasan medan magnet mengemisikan sinyal radio mereka sendiri yang kemudian menujukkan kehadiran garis-garis spesifik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar